
Selama ini dalam perayaan nyepi diBali masih banyak kita lihat peranan pecalang dalam mengawal pelaksanaan tapa brata penyepaian. Setidaknya dlm hal ini setahun sekali kita diingatkan utk pengendalian diri. Disini tapa brata penyepian dimaksudkan , kita mampu utk mengendalikan diri sendiri.
Pada saat merayakan penyepian seperti inilah kita mendapatkan pelajaran tentang pengendalian diri. Bila kita sudah mampu mengendaikan diri, peranan pecalang dalam mengawal pelaksanaan brata penyepain tidak akan diperlukan lagi.
Tentang tapa brata penyepian terdiri dari : amati geni, amati karya, amati lelanguan dan amati lelungan. Semua tapa brata ini dilakukan agar manusia bisa lebih focus menuju Tuhan.
Amati Geni maksudnya tdk menyalakan api, bukan hanya api dalam bentuk fisik termasuk api yg ada dlm diri kita seperti kemarahan, kedengkian, nafsu. Amati geni bukan berarti mematikan api, tapi api yg ada dikendalikan atau di netralisir atau dikontrol karena sebenarnya api sangat berguna dalam kehidupan manusia bila berada dlm kondisi yg tepat.
Amati Karya maksudnya tdk bekerja, kita memfokuskan diri hanya kepada Tuhan tanpa melakukan pekerjaan apapun. Saat ini kita bisa introsfeksi diri tentang apa yg telah kita lakukan dalam setahun terkahir ini. Bila ada kesalahan yg telah dilakukan kita bisa berjanji utk tdk mengulanginya dan bertekan utk memperbaikinya dalam waktu yg akan dating.
Amati Lelanguan maksudnya tidak berfoya-foya, lelanguan sendiri berarti hiburan atau seni. Saat melakukan brata penyepian kita mengendalikan keinginan, dimana kalau keinginan tdk dikendalikan akan dapat merusak kehidupan kita sendiri, keinginan – keinginan akan terus bertambah tanpa terkendali, sehingga banyak dari kita yg stress. Makanya tdk semua keinginan harus dipenuhi kita harus bisa memilah-milah atau memprioritaskan antara yg terpenting dan tidak penting.
Amati Lelungan maksudnya tdk boleh bepergian. Disaat ini kita akan focus kepada Tuhan, bila kita bepergian saat memfocuskan diri padaNYa mungkin akan berinteraksi dg orang lain dimana hal ini bisa mengganggu konsentrasi. Dengan berdiam diri kita bisa melakukan pencarian kedalam diri untuk menemukan jati diri kita sebagai manusia.
Selamat menjalankan tapa brata penyepian tahun saka 1933 ( 5 maret 2011 )..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar